Teks Kritik "Wonder"
Wonder
Oleh: Aisy
Wonder adalah sebuah
film keluarga yang tayang perdana pada November 2017. Film ini merupakan adaptasi dari novel
berjudul sama karya R.J. Palacio, dan disutradarai oleh Stephen Cbhosky. Wonder
berkisah tentang seorang anak lelaki bernama Auggie yang memiliki kelainan
wajah dan harus bertahan menghadapi dunia. Cerita dalam film ini terinspirasi
saat R.J. Palacio megantar anaknya membeli es krim, yang kemudian menangis saat
melihat seseorang dengan kelainan wajah.
Kejadian tersebut juga dimasukkan dalam adegan film melalui karakter
salah satu tokohnya.
Film Wonder dikisahkan dengan alur yang baik dan mudah dimengerti oleh
penonton. Dalam beberapa adegan penonton
juga disuguhkan komedi kecil melalui imajinasi tokoh ataupun dialog antar
tokohnya. Komedi dalam film dapat
terlihat dalam adegan Auggie yang membayangkan kehadiran tokoh Darth Sidious
dari film Star Wars dan Chewbacca. Semua
adegan dalam film ini saling berhubungan dan tersambung dengan baik sehingga
sangat mudah dipahami penonton.
Tokoh utama dalam film ini
bernama August Pullman atau Auggie. Ia
memiliki seorang kakak perempuan bernama Via dan seekor anjing bernama
Daisy. Tokoh Auggie dapat diperankan
dengan sangat baik oleh actor muda, Jacob Tremblay. Auggie adalah anak lelaki yang memiliki
kelainan wajah dan terus berusaha tegar menghadapi dunia. Walaupun sering
dihina dan direndahkan oleh teman-temannya, Auggie tak pernah melawan, ia terus
bersabar menghadapi sikap teman-temannya.
Selain itu, kakak Auggie,
Via, juga memiliki karakter yang tergambar dengan baik dalam film. Via sangat menyayangi adiknya. Namun, terkadang
ia juga memiliki rasa cemburu pada perhatian besar yang diberikan orang tuanya
pada Auggie. Rasa cemburu itu terlihat
saat tak ada yang peduli pada masalah pertemanannya dengan Miranda. Orang tuanya lebih mencurahkan seluruh
perhatiannya pada Auggie.
Penceritaan dalam film
disajikan dari berbagai versi. Dalam
film terdapat 4 versi cerita, yang pertama dari sudut pandang Auggie, Via, Jack
Will, kemudian Miranda. Dalam setiap
bagian, sesuai nama bagiannya, penceritaan juga diceritakan berdasar apa yang
dirasakan setiap tokohnya.
Auggie memang sering diejek
oleh teman-temannya. Namun, setelah
beberapa lama ia akhirnya menjadi dekat dengan Jack Will, namun hubungannya
kembali renggang setelah terjadi kesalahpahaman. Masalah tersebut juga diceritakan dari sisi
Jack Will, sehingga penonton bisa mengerti letak kesalahannya. Tak hanya hubungan antara Auggie dan Jack
Will, tetapi juga dalam cerita ini dikisahkan mengenai penyebab teman Via
(Miranda) yang menjauhi Via. Hal
tersebut dapat lebih dipahami penonton saat diberikan cerita dari sisi Miranda. Semua sudut pandang penceritaan itu menjadi
sangat menarik untuk dilihat.
Namun, tak semua
permasalahan dibahas secara tuntas oleh pembuat film. Terdapat beberapa permasalahan yang tak
dibahas sampai akhir oleh sutradara.
Misalnya, pada film tak dibahas lebih lengkap mengenai pekerjaan ayah
Auggie, selama perjalanan film kita hanya diperlihatkan sang ayah yang selalu
memakai baju kantor dengan dasi. Selain
itu, dalam film tidak dijelaskan bagaimana cerita dari sisi sang ibu yang
selalu tabah membantu Auggie tumbuh percaya diri.
Dibandingkan dengan film
keluarga lainnya, film ini memang sangat berbeda dari film keluarga lainnya.
Alurnya dibuat semirip mungkin dengan kisah nyata. Bahkan, keluarga Newman di Amerika merasa
bahwa kisah yang diceritakan dalam film Wonder
tersebut sangat mirip dengan yang terjadi pada anaknya, Nathaniel Newman. Kisah Auggie dalam film tersebut menjadi
inspirasi bagi Nathaniel untuk tetap tegar menghadapi dunia. Banyak pesan moral dan inspirasi yang dapat
diambil dari film tersebut.
Walau begitu, durasi film
yang terlalu lama menjadi salah satu kelemahan film ini. Akhir cerita film terkesan diperpanjang,
terutama setelah penampilan drama dari Via, film masih berlanjut walaupun tak
ada lagi konflik yang belum terselesaikan.
Hal ini dapat membuat penonton merasa bosan karena akhir yang
diperpanjang tersebut. Di akhir cerita,
kita dapat melihat akhir yang bahagia yang dialami setiap tokohnya. Auggie pada akhirnya memiliki banyak teman
dan diterima oleh orang-orang sekitarnya, begitu pula dengan para tokoh lainnya
yang mendapat akhir bahagia.
Film “Wonder” memang
mengusung tema keluarga, tak heran bila anak-anak ikut menontonnya. Namun begitu, terdapat adegan yang tak pantas
untuk dilihat oleh anak-anak, adegan seperti ciuman terhitung muncul dua kali
pada film ini. Hal seperti ciuman kurang
sesuai dengan budaya khususnya, Indonesia.
Hal seperti itu tidak sepantasnya untuk dilihat oleh anak-anak, namun
sayangnya diperlihatkan dalam film. Maka
dari itu, perlu adanya bimbingan orang tua dalam menonton film ini.
Terlepas dari kekurangannya,
film ini tetap pantas untuk ditonton oleh semua kalangan. Tentu saja bagi anak-anak leih disarankan
untuk menontonnya dengan bimbingan orang tua.
Banyak hikmah dan pesan moral yang dapat dipetik dari film ini, tak
hanya pesan untuk anak-anak, tetapi juga bagi remaja maupun orang dewasa. Hal itulah yang menjadikan film ini sangat
cocok untuk ditonton oleh semua kalangan.
Dengan alur yang baik dan penggambaran tokoh yang sangat jelas melalui
dialog dan perilaku sangat menjadikan film ini mudah dipahami semua kalangan
yang menonton. Dibandingkan film
keluarga lainnya, film ini dapat menyajikan alur dan cerita yang menarik, hal
ini menjadikan film Wonder sangat
direkomendasikan untuk ditonton semua kalangan.
~~~
Cat: Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangannya, teks ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas sekolah pada masanya. Kritik dan saran silakan disampaikan pada kolom komentar. Bagi siapapun yang akan menggunakan teks ini, pergunakan dengan bijak dan baik, jangan lupa cantumkan sumber yaa, terima kasih :)
Bagi yang tertarik melihat teks esainya silakan klik Teks Esai Wonder .
Bagi yang tertarik melihat teks esainya silakan klik Teks Esai Wonder .
